April 15, 2013

Pengertian deduktif dan induktif


Paragraf adalah susunan dari beberapa kalimat yang terjalin utuh, mengandung sebuah makna, dan didalamnya terdapat gagasan utama.
Paragaraf deduktif dan Induktif adalah salah satu contoh paragraph yang dilihat dari letak gagasan utamanya
.
PARAGRAF INDUKTIF
Paragraf induktif adalah adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas. Ciri-ciri Paragraf Induktif antara lain :

- Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
Jenis Paragraf Induktif :
  • Generalisasi
  • Analogi
  • Klasifikasi
  • Perbandingan
  • Sebab akibat
Istilah induktif berarti bersifat induksi. Kata induksi yang berasal dari bahasa Latin: ducere, duxi, ductum berarti ‘membawa ke; mengantarkan’; inducere, induxi, inductum berarti ‘membawa ke; memasukkan ke dalam’. Lebih lanjut istilah induksi dijelaskan sebagai metode pemikiran yang bertolak dari hal khusus untuk menentukanhukum atau simpulan. Karena pernyataan khusus dapat berupa contoh-contoh, dan pernyataan umum itu berupa hukum atau simpulan, maka dapat dikatakan bahwa paragraf induktif itu dikembangkan dari contoh ke hukum atau simpulan.
Contoh paragraph induktif :
Contoh 1 :
Dengan akal budi, kemampuan berbahasa dan kemampuan belajar yang dianugrahkan Tuhan, manusia secara potensial memiliki kemampuan bernalar dan berkreatifitas. Namun kedua kemampuan itu tidak dengan sendirinya berkembang dengan baik. Lingkungan sosial termasuk sekolah yang tidak menunjang dapat menghambat atau mematikannya. Jika hal ini terjadi, tujuan pendidikan untuk membentuk peserta didik yang mandiri tidak akan tercapai.
berbeda dengan paragraf deduktif, pada paragraf diatas kita seperti menarik kesimpulan dari kalimat – kalimat yang ada pada awal paragraf. inilah perbedaan paling signifikan antara paragraf deduktif dan induktif, pada paragraf induktif kalimat utamanya ada pada akhir paragraf yang juga merupakan kesimpulan dari paragraf itu sendiri.
Contoh 2 :
Setiap hari Abo selalu pulang malam. Sekitar jam 20.00. Sangat tak masuk akal jika seorang pelajar pulang malam. Diapun tak pernah belajar. Hidupnya selalu di penuhi dengan gemerlapnya dunia. Tak ada kata susah didalam pikirannya. Maka dari itu sangart wajar sekali jika Abo tidak naik kelas.
PARAGRAF DEDUKTIF
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum. Istilah deduktif berarti bersifat deduksi. Kata deduksi yang berasal dari bahasa Latin: deducere, deduxi, deductum berarti ‘menuntun ke bawah; menurunkan’; deductio berarti ‘penuntunan; pengantaran’. Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dari pernyataan yang bersifat umum, kemudian diturunkan atau dikembangkan dengan menggunakan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus. Pernyataan yang bersifat khusus itu bisa berupapenjelasanrinciancontoh-contoh, atau bukti-buktinya. Karena paragraf itu dikembangkan dari pernyataan umum dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan khusus, dapatlah dikatakan bahwa penalaran paragraf deduktif itu berjalan dari umum ke khusus.
Contoh Paragraf Deduktif
Plastik mengepung kehidupan kita. Limbah plastik tergolong sampah yang sulit terurai secara alamiah. Kondisi ini mengundang reaksi karena rongsokan plastik merupakan krisis sampah padat. Cara mengatasinya adalah daur ulang, karena dianggap jalan yang paling aman. Masalahnya bagaimana meningkatkan teknologi daur ulang sehingga dapat dihasilkan bahan baku plastik yang kualitasnya bagus.
Bisa dilihat pada paragraf diatas bahasan utama dari paragraf tersebut adalah tentang sampah yang mengepung kehidupan kita, kemudian kalimat utama tersebut dijelaskan lagi oleh kalimat kalimat penjelas yang ada berikutnya. jadi sebenarnya inti dari paragraf tersebut merupakan masalah sampah yang merajalela. sekarang kita lanjutkan pada contoh paragraf induktif.


Contoh:
Contoh silogisme kategorial :
My : Semua mahasiswa  memiliki ijazah SLTA
Mn : Amir tidak memiliki ijazah SLTA
K : Amir bukan mahasiswa

Contoh silogisme alternatif :
My : Nenek sumi berada di Bndung atau bogor
Mn : Nenek sumi tidak berada di bogor
K : jadi, nenek sumi berada di bandung.

Maret 16, 2013

Artikel Tugas (Bahasa Indonesia 2)


Nama           :  Patrick Adam Agatha
Kelas            :  3KA 28
NPM           :   15110327

Android adalah Operasi  mobile yang sangat populer saat ini. Desain yang unik serta memiliki User Interface yang mudah digunakan dan dimengerti oleh yang gaptek teknologi sekalipun bisa menggunakannya,
Android ini bersifat Open Source atau terbuka. Android ini masi berkerabat dengan Linux.
dulu nya dibuat oleh suatu perusahaan yaitu Android.inc namun pada tahun 2005 Google datang dan mengakuisisi Android.inc. maka secara licensi sekarang di pegang oleh Google.inc


Pada perangkat
berbasis android memiliki konsep dengan hanya memiliki satu layar antarmuka
(Interface). Sebagai contoh ketika kita memulai menghidupkan Android akan
muncul layar Home dan bila kita membuka aplikasi maka UI (User Interface) akan
menumpuk dan jika kita membuka option pada aplikasi tersebut, maka UI (User
Interface) akan menimpa pada UI yang sudah kita buka sebelumnya.


Proses - proses yang
tadi direkam pada contoh di atas itu adalah dengan sistem Activity Manager. Setiap
User Interface diwakili dalam beberapa kelas Activity yang berfungsi untuk
memisahkan siklus sesuai dengan kontrol yang kita buat sesuai dengan fungsi
dari masing; masing kelas Activity yang kita gunakan



Bagian dari Android Application
Terdapat empat building blocks to an Android application:
 Activity
 Intent Receiver
 Service
 Content Provider

Penjelasannya sebagai berikut



1.  Activity
   Activity yaitu bagian dari sebuah aplikasi untuk berinteraksi 
   dengan pengguna (user). Setiap activity mempunyai sebuah
   user interface, contohnya pada saat kita   mendengarkan lagu 
   dengan music player dan dengan menmpilkan list lagu yang kita 
   dengarkan.


2. Service
   Service tidak mempunyai user interface, namun berjalan secara 
   background. Misalakan pada saat kita  mendengarkan lagu 
   dengan music player, kita masih bisa menjalankan aplikasi lainnya.


3.  Broadcast Receiver
   Pada bagian ini, digunakan untuk memberi isyarat dari sebuah 
   sistem Android. Misalnya, pemberitahua kalau baterai low dan 
   harus di charge.

4. Content Providers
    Dengan bagian ini, aplikasi lain dapat mengakses data kita agar 
   dapat disimpan pada aplikasi pihak ketiga. Pada contohnya, 
   ada sebuah aplikasi untuk memindahkan informasi kontak yang 
   kita miliki dan kita simpan pada aplikasi tersebuah sebagai media 
   backup kontak.

onCreate(Bundle)Dipanggil saat pertama kali aplikasi dijalankan. Kita dapat menggunakan ini untuk deklarasi variabel atau membuat user interface.
onStart()Mengindikasikan activity yang ditampilkan ke pengguna (user).
onResume()Dipanggil saat applikasi kita mulai berinteraksi dengan pengguna. Disini sangat cocok untuk meletakkan animasi ataupun musik.
onPause()Dipanggil saat applikasi yang Kita jalankan kembali ke halaman sebelumnya atau biasanya karena ada activity baru yang dijalankan. Disini cocok untuk meletakkan algoritma penyimpanan (save).
onStop()Diapnggil saat aplikasi Kita berjalan di belakang layar dalam waktu cukup lama.
onRestart()Activity kembali menampilkan user interface setelah status stop.
onDestroy()Dipanggil saat aplikasi benar-benar berhenti.
onSaveInstanceState(Bundle)Method ini mengijinkan activity untuk menyimpan setiap status intance. Misalnya dalam mengedit teks, kursor bergerak dari kiri ke kanan.
onRestoreInstanceState (Bundle)Diapanggil saat activity kembali meng-inisialisasi dari status sebelumnya yang disimpan oleh onSaveInstanceState(Bundle).



<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><LinearLayoutxmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"android:orientation="vertical"android:layout_width="fill_parent"android:layout_height="fill_parent"><TextViewandroid:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content"android:text="Hello World"/></LinearLayout>



Source : 
~ Arif akbarul huda. 24 Jam Pintar Pemrograman Android. yogyakarta: Andi Yogyakarta, 2012
http://www.android-indonesia.com/forum/developers/39287-ebook-android-bahasa-indonesia
http://andbook.anddev.org/files/andbook.pdf
http://www.academia.edu/1809022/Android_Programming_Modul_Indonesian_Language_





Juni 05, 2012

Tugas Teori Organisasi Umum 2 { CARA PENGHITUNGAN 2 PRODUK NETO}





Nama   : Patrick Adam Agatha
Npm    :  15110327
Kelas   :  2ka28


Produk Neto (net ouput) 


berarti nilai tambah yang di ciptakan dalam suatu proses prdoduksi, dengan demikian cara kedua untuk menghitung pendapatan nasional ini adalah dengan cara menghitung dengan menjumlahkan nilai tambah yand di wujudkan oleh perusahaan - perusahaan di berbagai lapangan usaha dalam perekonomian.



Produk Nasional Neto (Net National Product)


 adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.


Pendapatan Nasional Neto (Net National Income)


 adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.


Pendapatan perseorangan (Personal Income)


 adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment).


Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya.


Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).


Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income)


 adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host